Awal perjalanan sedikit kacau...dan sempat batal malah. Karena keseringan menganggap jarak rumah ke bandara dekat (padahal jauh), maka jadilah terlambat tiba di bandara, terlambat check in (jaringan buruk tak sempat check in online) dan....ketinggalan pesawat...ternyata sejak pertanggal berapa..maskapai Garuda memberlakukan check in lebih cepat..atau apalah..saya lupa alasannya...tapi pada dasarnya saya memang terlambat beberapa menit...sempat mengemis di counter maskapai terkait...dan ditawarkan penerbangan besok..tapi saya harus tiba di Lombok hari ini juga...!! (Garuda Rute Makassar - Lombok hanya sekali sehari...di pagi hari)...
Kesana kemari mencari tiket syalalalala...tapi yang ada harus transit ke Surabaya, atau Bali, atau Jakarta... dan beberapa penerbangan full, akhirnya saya putuskan mengambil penerbangan Makassar-Surabaya-Lombok dengan menggunakan dua masapai berbeda..repot memang...
Tiba di Surabaya, saya berkenalan dengan seorang ibu paruh baya (sendirian)...ternyata beliau juga ketinggalan pesawat Garuda...namun pihak maskapai telah menawarkan penerbangan selanjutnya...katanya kalau orang yang sudah tua boleh mendapatkan kebijakan seperti itu...tanpa dikenakan biaya...waaahh...entah apa ibu ini salah ngomong (misalnya ternyata anak yang mengantarnya secara diam-diam telah mengganti tiketnya, sehingga ibu ini tidak perlu merasa khawatir..atau apa memang ada kebijakan seperti ini?)
![]() |
| Ayam Bakar Taliwang dan Plecing Kangkung, plus sambel yang ngangenin..
Sumber: fb Lesehan Taliwang Irama
|
Keesokan harinya masih lanjut berwisata kuliner...Destinasi selanjutnya adalah yang tempat makannya asyik sekali, berada di pematang sawah...bahkan ada beberapa ekor bebek yang dibiarkan berkeliaran dengan bebas. Cara memanggil pelayannya adalah dengan membunyikan kentongan yang terbuat dari bambu.
Setelah acara yang harus saya hadiri beres dan tuntassss...perjalanan dilanjutkan ke Gili Trawangan..menggunakan perahu fast boat...melewati lautan yang biru dan tiupan angin yang lembut... sekali lagi soal harga..maaf kali ini juga masih ditraktir...Di atas kapal ketemu dengan 2 orang gadis Jepang, saya mengajak ngobrol dengan bahasa inggris belepotan (padahal setahu saya orang Jepang jarang bisa Bahasa Inggis)...ternyata dia menjawab dengan Bahasa Indonesia..oalaaaa..keturunan Jawa-Jepang..uks..maluu...
![]() |
| perjalanan menuju gili trawangan |
![]() |
| sumber: indotravelers.com (lupa foto kapalnya waktu itu) |
Tiba di Gili Trawangan...disambut dengan pemandangan yang indah...menapakkan kaki ke pasir putih
jalanan kecil setapak...dan deretan kafe yang dipenuhi dengan turis lokal dan mancanegara
![]() |
| Peta Gili Trawangan |
Peta ini saya temukan di pinggir jalan sewaktu bersepada...fotonya kurang jelas..kalau mau jelas langsung ke TKP..xixixi..
Di Gili Trawangan jangan harap ada kendaraan motor lalu lalang....jalan kaki juga asyik..karena kiri kanan viewnya keren..tidak akan terasa capeknya, namun berikut alternatif kendaraan yang dapat digunakan untuk berkeliling di Gili Trawangan:
1. Bendi/ Delman
2. Rental sepeda dengan harga murah banyak ditemukan di sepanjang jalan. Ada banyak pilihan jenis sepeda dan ukuran...tersedia juga sepeda yang bisa dikayuh untuk dua orang bersamaan. Pilihan sepeda ini cocok untuk yang datang berpasangan. Kalau masih single harus mencari pasangan cinlok dulu...
Di Gili Trawangan jangan harap ada kendaraan motor lalu lalang....jalan kaki juga asyik..karena kiri kanan viewnya keren..tidak akan terasa capeknya, namun berikut alternatif kendaraan yang dapat digunakan untuk berkeliling di Gili Trawangan:
1. Bendi/ Delman
![]() |
| Banyak bendi euy... |
![]() |
| Deretan sepeda yang tertata rapi |
![]() |
| Pantai putih,bersih,,tertata,perfecto |
![]() |
| Tempat makan, bersebelahan dengan pantai |
![]() |
| jangan lupa membawa kacamata, selain buat anti silau, juga buat eksis.. |
Malam hari enaknya makan seafood,tempat makan yang satu ini mudah ditemukan, karena sangat ramai pengunjung, dan terlihat dari pinggir jalan. Tersedia berbagai makanan dengan menu seafood, ada udang, cumi, ikan, ayam juga ada, tapi yang paling mantap sepertinya sambelnya..
![]() |
| tempat makan ini sepertinya hanya buka pada malam hari.. |
![]() |
| spot ini sepertinya favorit banyak orang buat foto,,artis-artis juga sering mengambil foto di sini |
![]() |
| Thanks to all sponsor |
1. Terasi.
Ada yang dijual perkilo, namun kalau mau praktis beli yang sudah dalam kemasan, Jadi tidak akan berbau selama di perjalanan pulang.
2. Mutiara
Bagi yang kurang paham memilih mutiara, belinya di tempat yang memang menjual perhiasan,
karena seringkali ada juga mutiara imitasi.
3. Baju kaos bertuliskan Lombok
4. Kain Sarung
Waktu itu saya sempat membeli kain sarung, mirip sarung bali, namun jauh lebih tebal, dan sangat ademmmm...
5. Salak
Saya belinya di pasar tradisional, rasanya sangat manis, sampai di rumah langsung ludes. Dari
hotel ke pasar, saya menggunakan jasa delman

























